Hypervisor Performance Comparison [ESXi, Xen, Hyper-V, etc]

compareBeberapa waktu lalu ada kerjaan mindahin beberapa server fisik ke virtual. Pertanyaannya kala itu adalah mau pake Hypervisor apa? usut punya usut googling perbandingan antar hypervisor memang memiliki kelebihan kekurangan masing-masing. Berhubung belum ngerasa sreg kalo belum cobain sendiri maka akhir dicobalah beberapa hypervisor pada satu PC yang sama. Di bawah nanti aku lampirin screenshoot dan data hasil perbandingan kalo mau download. Btw PC yang digunakan yaitu menggunakan Asus BM Continue reading “Hypervisor Performance Comparison [ESXi, Xen, Hyper-V, etc]”

Advertisements

Virtualization Overview and Common Used Hypervisors

pizza ilustration

Kau beli pizza ukuran Large yg berisi 8 slices pizza. Tapi ternyata kau cuma habis makan 2 slices doang, masih sisa 6 slices nggak kemakan. Sayang sekali kan sisa 6 slices! Nah daripada itu pizza kau makan sendiri, lebih berguna kan kalau dibagi dengan teman-temanmu, misal kau ambil 2 slices, si Bedu 1 slice, si Betot 3 slice, si Beni 2 slice. Hasil akhirnya pizza tersebut benar-benar berguna dan efektif. Nah mirip banget seperti itu ide sederhananya server Virtualisasi. Ibaratkan kau punya 1 server yang kapasitasnya gede, katakanlah full resourcenya 100%, kalau cuma dijadikan 1 biji server doang Continue reading “Virtualization Overview and Common Used Hypervisors”

Jenis-Jenis Reksadana

rds

Reksadana (RD) bisa dibilang salah satu instrument investasi yang “nggak perlu mikir“, karena konsepnya emang investor tinggal setor dana saja, yang akan manage dana tersebut adalah pihak Manager Investasi. Ada berbagai produk reksadana dengan beberapa jenis didalamnya. Ketika pertama kali mau beli RD, pasti nanti bakal ditanya apa tujuan investasi misal buat nikah, buat beli rumah, naik haji ato umroh gitu, hal ini untuk menentukan jangka waktu. Lalu calon investor juga akan disuruh untuk mengisi/menjawab ‘profil resiko‘. Dari jangka waktu dan profil resiko tadi akan menentukan rekomendasi produk mana yang cocok dengan si calon investor tadi.

Contohnya misal, ada om Slamet, Untung, dan Bejo. Ketiganya sama-sama membeli RD “Jaya Selamanya” pada harga Rp5000/unit. 1 bulan kemudian ternyata harganya turun menjadi Rp4500/unit alias sekitar -10%, si Slamet ini ternyata sudah mulai heboh dan buru-buru menarik uangnya karena dia takut kalau harganya terus turun sedangkan si Untung masih tetap mampu menahan dan akan menarik uangnya kalau turun terus hingga Rp4000/unit (ini disebut juga stop-loss), beda lagi dengan Bejo, dia masih tenang-tenang aja karena menurut dia emang sedang fluktuasi sehingga dia fikir nanti juga naik lagi. Nah dari ilustrasi diatas bisa jadi contoh bahwa si Slamet ini karakternya konservatif alias lebih kearah yang aman-aman saja, sedangkan si Untung mungkin condong ke kelompok Moderate, dan si Bejo adalah tipe Agressif. Hal itulah yang akan dicari tahu oleh Manager Investasi untuk memberikan rekomendasi produk RD kepada calon investor. Rekomendasi itu boleh diterima, boleh ditolak, bebas… eksekusi ya terserah si calon inverstornya..haha… Berikut jenis-jenis reksadana yang akan ada hubungannya dengan jangka waktu dan profil resiko seperti yg sudah Continue reading “Jenis-Jenis Reksadana”

Macam-macam investasi, manakah yang terbaik?

1 investasi

Investasi itu intinya gimana caranya kita punya uang misal Rp10000 hari ini bisa dipake buat beli gado-gado, maka 3 tahun kedepan uang Rp10000 itu masih bisa dipake buat beli gado. Tahun ini harga gado-gado seporsi Rp10000, bisa saja 3 tahun kedepan harga gado-gado ternyata naik jadi Rp12000. Kenaikan harga ini disebut inflasi, oleh karena itu yang tadinya Rp10000 dapet seporsi gado-gado, 3 tahun kedepan nggak dapet gado-gado lagi karena nilai uangnya “menurun”.

Jadi dengan melakukan investasi, harapannya misal sekarang punya uang Rp10000 bisa buat beli gado-gado, ya 3 tahun kedepan atau dikemudian hari masih dapat dipake buat beli gado-gado dengan mempertahankan nilainya atau malah tumbuh lebih besar mengalahkan inflasi. Katakanlah inflasi di Indonesia kisaran 5-10% per tahun, kalau kita hanya menyimpan uang di tabungan bank, bunganya kecil bree.. Tabungan bank umumnya paling kisaran 2% saja ditambah biaya administrasi bulanan, bahkan yang saldonya <10jt atau <5jt nggak ada bunganya. Otomatis kalo sekedar nabung di bank maka akan kalah dong pertumbuhannya dibanding inflasi.

Berikut adalah jenis-jenis investasi yang kiranya mampu buat mengalahkan inflasi. Secara garis besar, jenis-jenis investasi atau bahasa kerennya instrument investasi dibagi 2 jenis Continue reading “Macam-macam investasi, manakah yang terbaik?”

Mangkal di atas awan katanya – @Taman Buah Mangunan, Jogja

duh mbak, mangkal di atas awan
duh mbak, mangkal di atas awan

Taman Buah Mangunan, yup, tempat yang lagi hits beberapa waktu terakhir berkat pemandangan dari puncak yang “memang beda” kalo lagi berkabut. Kalau kata orang kayak mangkal di atas awan gitu kalo kabutnya pas..haha… Btw pertama kali aku ketempat ini sekitar 4 tahun lalu, kala itu masih belum rame bahkan aku dateng pagi-pagi udah kayak orang ilang. Kemaren aku kesitu untuk keempat kalinya pas kisaran lebaran ramenya naudzubillah dah, seru kelihatannya pada kesini sama pasangan, foto di atas kabut seolah-olah lagi disuatu tempat didunia lain milik sendiri gitu..wkwk..

Jadi Taman Buah Mangunan ini let Continue reading “Mangkal di atas awan katanya – @Taman Buah Mangunan, Jogja”

Mojok di angkringan Mojok yang paling Mojok – @Jogja

Sego Kucing
Sego Kucing

Jaman sekarang tempat makan makin aneh-aneh aja, lebaran tahun lalu saya sempat ‘mangkal’ di Raminten dengan konsep jawa kuno bernuansa rada mistis yg pake kembang dan menyan di pojok ruangannya bareng teman2 SMK. Lhaa libur lebaran tahun ini secara tidak sengaja kok ya mangkal juga di Angkringan yang konsepnya rada lain dari yang lain gara-gara diajak teman kesitu, and the name is “Angkringan Mojok“. Tempat yang katanya berhubungan dengan pangeran duta jomblo nusantara, om Agus Continue reading “Mojok di angkringan Mojok yang paling Mojok – @Jogja”

Multicast VS Unicast File Transfer – Real Implementation

1
ehh salah itu link speed harusnya yg tulisan warna merah, tulisan warna hitam=actual speed

Beberapa waktu lalu ada kerjaan patching software di suatu ruangan lab. Wah ternyata file yang perlu didistribusikan untuk patching lumayan gede juga dan ‘rada sialnya’ ternyata jaringan di lab cuma kena 100Mbps, belom gigabit router yg dipake. Kalau main copy biasa lewat network bisa lama nungguin sampe bosen. Bayangin aja misal 1 ruang ada 40 komputer terus file yang mau didistribusikan segede 2GB, kecepatan maksimal jaringan kena di 100Mbps maka perhitungannya sebagai berikut:

= (jumlah_PC * ukuran_file)/kecepatan Continue reading “Multicast VS Unicast File Transfer – Real Implementation”