Hypervisor Performance Comparison [ESXi, Xen, Hyper-V, etc]

compareBeberapa waktu lalu ada kerjaan mindahin beberapa server fisik ke virtual. Pertanyaannya kala itu adalah mau pake Hypervisor apa? usut punya usut googling perbandingan antar hypervisor memang memiliki kelebihan kekurangan masing-masing. Berhubung belum ngerasa sreg kalo belum cobain sendiri maka akhir dicobalah beberapa hypervisor pada satu PC yang sama. Di bawah nanti aku lampirin screenshoot dan data hasil perbandingan kalo mau download. Btw PC yang digunakan yaitu menggunakan Asus BM1AD. Bukan PC server memang, tp spek lumayan sekedar buat testing-testing beginian. Berikut speknya:

Core i5 – 4590; 8 GB RAM; 500 GB WD-Blue

https://www.asus.com/Commercial-Desktop/BM1AD/overview/
https://www.asus.com/Commercial-Desktop/BM1AD/overview/

Hypervisor yang dicoba adalah VMWare ESXi v6U2, Xen v7, Proxmox v4.2, Hyper-V 2012 Core, Hyper-V 2012 Role, VMWare Workstation dan Virtual Box. VMWare Workstation dan Virtual Box running diatas Windows Server 2012. Sengaja sekalian dicoba hypervisor versi hosted dan baremetal karena penasaran sih..haha.. Selain itu ditest juga Passmark terhadap performa PC secara Native alias OS langsung di PC tersebut based on Windows 7 Enterprise dan Windows Server 2012.

Model testingnya adalah dengan membuat 1 VM guest dengan spesifikasi sama di tiap percobaan yaitu dengan 2 GB RAM dan 2 Core CPU. Lalu ditest dengan menggunakan Passmark v8 untuk overall testingnya lalu ada juga ATTO Disk Benchmark untuk testing performa HDD. Tiap benchmark dilakukan minimal 3x sehingga bisa dilihat performa rata-ratanya. Ada beberapa temuan yang bikin aku garuk2 kepala sih kala itu, nanti aku kasih tau di bawah. Berikut adalah tabel hasilnya:

table

chart-passmark

Dilihat berdasarkan skor passmark, yaitu menunjukkan overall performa, terlihat ESXi dan Xen bisa memberikan performa yang lebih baik dibanding lainnya. Hal ini sebenarnya sudah ketebak dari awal karena Xen dan ESXi adalah Baremetal Hypervisor yang memang seharusnya bisa kasih performa lebih tinggi daripada Hosted Hypervisor. Cuma yang bikin aku garuk-garuk pertama adalah kenapa Hyper-V performanya beda cukup jauh dibandingkan Xen dan ESXi untuk Hyper-V Core maupun yg versi Role. Padahal Hyper-V secara rating-rating yg ada di internet berada diatas Xen (nomor satunya dipegang punya VMWare).

VMWare Workstation dan Virtual Box sesuai tebakan secara performanya dibawah Xen & ESXi karena mereka adalah hosted hypervisor, lebih pusing kali mereka mikir resource buat VM Guest, mikir resource buat OS nativenya juga…haha.. Karena memang beda flownya antara Baremetal dengan Hosted Hypervisor. Kalo Baremetal flownya VM Guest -> Hypervisor -> Hardware, sedangkan Hosted flownya VM Guest -> Hypervisor -> Native OS -> Hardware.

hosted-vs-baremetalYang buat aku garuk-garuk kepala nomor dua adalah Passmark tidak bisa running di Proxmox! googling ternyata pada laporan begitu juga, makanya pada tabel diatas proxmox tidak ada skornya lhawong kagak bisa ditest..haha..

Oke lanjut ke bagian CPU, berikut adalah chart skor passmark bagian CPUnya:

chart-passmark-cpu

Mirip dengan hasil sebelumnya, ESXi dan Xen tetap memimpin! Disini bagian yang aku nggak nyangka adalah si Virtual Box entah kenapa skor CPUnya bisa tinggi..haha.. leh uga. Pada saat ini juga aku sempat tanya kepada temanku mengenai hasil testing ini kenapa Hyper-V performanya terpaut lumayan jauh dari ESXi dan Xen.. dia bilang memang masih lumayan muda, Hyper-V rilis pertama di Windows Server 2008 kalo ga salah, sedangkan Xen pertama rilis 2003 dan ESXi pertama rilis 2002 (kalo ga salah). Kita lihat kedepan nanti gimana perkembangan Hyper-V 🙂

Next, memory score.. no much change..

chart-passmark-memory

Next Storage Score.. nah disini nih yang kala itu membuatku geleng-geleng:

Btw angka diatas dalam satuan KBps. 
Btw angka diatas dalam satuan KBps.

Yang membuatku geleng-geleng adalah kenapa Hyper-V performa disknya sangat jauh diatas yang lainnya? dan usut punya usut ini jauh diatas performa real disk yang digunakan karena sebenarnya disk yang digunakan performa rata-ratanya cuma di kisaran 180-200MBps doang tapi si Hyper-V bisa mencapai hampir 5GBps. Coba nanti bandingkan dengan hasil benchmark kalo PC ini menggunakan Native OS, disitu kelihatan kalo performa disk yang digunakan normalnya cuma di kisaran 200an MBps.

Native Disk Performance dg Windows Server 2012 R2
Native Disk Performance dg Windows Server 2012 R2

Entah aplikasi benchmarknya yang aneh kalo di Hyper-V ato gimana entahlah, nggak masuk akal..haha.. Tapi usut punya usut, kemungkinan penyebabnya adalah fitur Disk-Cachenya di Microsoft. Aku baca-baca fitur ini berpengaruh untuk mempercepat performa HDD gitu, jd transaksi ke HDD tidak langsung dieksekusi di HDD tapi ke cache dulu.

Btw disini akhirnya Proxmox dapat di test, tp cuma kena test sekali karena kala itu lupa screenshoot jd cuma dapet screenshoot 1 biji doang :3

Dan akhirnya, perbadingan terakhir antara Native OS vs VM Guest:

pass-native
N-W7-ENT = Native Windows 7 Enterprise | N-WS2012R2 = Native Windows Server 2012 R2

Sebenarnya perbandingan ini kurang adil karena VM Guest speknya 2 GB RAM; 2 Core CPU sendangkan Native OS di spek 8GB RAM; 4 Core CPU. Harusnya sih dulu aku bikin spek VM Guest di 4GB RAM; 4 Core CPU sehingga pas mau test Native OS tinggal aku cabut RAMnya separo sehingga sama-sama 4GB RAM; 4 Core CPU. Tapi ya sudahlah nasi sudah menjadi bubur, mending dikasih ayam saja biar jadi bubur ayam 😀

Jadi sederhananya dari graph diatas, ternyata ada perbedaan performa antara Windows 7 dan Windows Server 2012 R2 ketika diinstall pada PC yang sama. Lalu perbedaan performa antara Native OS dan VM Guest yang running di Baremetal Hypervisor nggak sedih-sedih amat, masih worth banget lah performa nggak loss terlalu banyak, kecuali untuk yang Hosted Hypervisor loss performanya memang cukup menyedikan sih memang. Makanya kalo untuk produksi kebanyakan pake Baremetal Hypervisor karena menang performa. Sedangkan buat keperluan testing bisa pake Hosted Hypervisor karena menang fleksibilitas. Jadi alurnya bisa testing2 dulu di Hosted misal mau coba bikin server, kan lumayan tuh bisa dibawa kemana-mana kalo ditaruh di laptop. Ketika testing udah oke tinggal dimigrasi ke Virtual, tinggal export ke ovf/ova -> gampang di import di macem-macem hypervisor..haha..

Sebenarnya yang jadi faktor pembanding Hypervisor bukan cuma dari performa doang, perlu diperhatikan juga fiturnya. Aku juga sempat baca-baca perbandingan fitur Hypervisor di beberapa website, salah satunya yang menurutku oke adalah whatmatrix. Disitu dijelaskan perbandingan fitur-fitur yang ada. Cek link dibawah ini:

https://www.whatmatrix.com/comparison/Virtualization
https://www.whatmatrix.com/comparison/Virtualization

Kalo dilihat dari situ sih ESXi membanggakan memang, performa oke, fitur oke, cuma berbayar. Sedangkan Hyper-V performa mungkin kalah, tapi fitur nggak kalah lengkah juga dg VMWare dan Hyper-V ini GRATIS, license Windows Servernya yang bayar 😀 . Sedangkan Xen, dia free, performa oke, cuma rada minus di fitur sih kalo dibanding kedua lainnya. Bahkan kalo pas perlu P2V (Physic to Virtual) kadang aku manfaatin VMWare ESXi pake VCenter Converter, setelah udah running ke ESXi lalu aku export ke OVA/OVF baru ditaruh ke Hypervisor Produksi..wkwk.. lhawong di Xen dan Hyper-V support buat live migrationnya nggak seoke punya VMWare..haha.. walaupun denger-denger discontinue. Setidaknya semua masih terus berkembang, Mari kita lihat perkembangannya nanti gimana dah 🙂

Sekian testing kali ini, mohon maaf jika ada yang kurang tepat, barangkali ada metodologi yang kurang tepat ato ada saran untuk lebih baik silahkan kabar2 🙂 . Btw bagi yang mau download file-file hasil testingnya bisa download disini (https://goo.gl/WLrwlw).

**Btw di file-file itu aku banyak pake singkatan untuk penamaan, silahkan kontak2 kalo ada yang merasa kurang jelas ato ada yg mau ditanyakan. Lalu untuk Hyper-V kenapa di file yg aku lampirkan aku test lebih dari 3x, itu karena hasil test satu dengan lainnya ada perubahan nilai cukup banyak sehingga aku test beberapa kali untuk cari tahu nilai rata-rata stabilnya.

Komen dimari gann....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s